February 21st, 2009 by awamer
Inikah yang disebut kegilaan, insanity? ketika kucoba membalik-balik lembaran majalah itu, setetes kilauan bening berkaca di wajahku, cengeng! Sebuah untaian sederhana yang dituliskan “saya pinta yaa Rabb…pinjamkan sejenak tanganMu, berikan setetes air dari IlmuMu, tanpa itu yaa Rabb, sungguh saya takkan berhasil menuntaskan tulisan ini, yaa Rabb kumohon kiranya tulisan ini mempunyai ruh yang bisa bermanfaat bagi pembacanya.”
Read the rest of this entry »
Posted in the Rainbow of Life having no comments »
February 21st, 2009 by awamer
Jika dera dihati tak melukai raga
Bila bara disanubari tertundukan oleh tenangnya air jiwa
Akupun kan datang dengan sayatan itu
Menggapai rindu Rabbku
Entah seberapa besar, ataukah lebar
Tapi biarlah itu menjadi cintaku
Biarkan gelora-gelora ini hidup
Hingga tidak ada tubuh yang sanggup menampungnya
Sampai …
Sampai kaki ini menyentuh surga
______________________
Surabaya, May 23, 2005
00:22 “Aku Kecewa!”
jundi-x
Posted in uncomplicated word having no comments »
February 21st, 2009 by awamer
Embun lahir dari sebuah kesederhanaan, menyapa pagi hari melembutkan jiwa-jiwa yang kegerahan, memberikan penawar dahaga terurai di telapak daun dan bunga-bunga yang terkuncup malu. Sapa lahir dari ketulusan, menyebarkan senyum indah ke penjuru dunia. Bisakah kita merasakannya?
Posted in uncomplicated word having no comments »
February 21st, 2009 by awamer
“Ba’da dhuhur akhi!”, begitu kata ikhwah di sebrang yang menginformasikan kehadiran seorang Ustad dari belahan barat pulau Jawa, seorang Ustad yang tak pernah kulihat langsung wajahnya. Berita pun tersebar, dari mulut ke mulut melalui lembar-lembar publikasi, melewati relung-relung jiwa menggetarkan rona-rona kerinduan akan kehadiran seorang guru. Masjid Akbar di kotaku ini pun menjadi saksi gelora para mujahid-mujahid muda untuk bertemu dengan sang Ustad, melihat wajahnya, mendengarkan lembut suaranya, merasakan nasehat-nasehat hati penggelora ruh-ruh kehidupan du’at.
Read the rest of this entry »
Posted in the Rainbow of Life having no comments »
February 21st, 2009 by awamer
Hari Rabu kemaren adalah hari pertamaku memulai kerja di ibukota. Jakarta tidaklah asing lagi bagiku, entah berapa kali aku ke kota ini. Setiap sudut jalan dan liku-likunya cukuplah bagiku untuk dapat mengingatnya sebagian besar.
Rabu itu, KRL express adalah pilihan utamaku untuk menghantarkanku ke Gambir. seharusnya pukul 8 pagi si kereta besi itu sudah berada di Stasiun Depok, ternyata janjinya tak dapat ditepati. Pukul 8.10, si kereta pun datang.
Berjubel orang, berdesakan deras, memasuki kereta Depok Express, menghimpit si tua, menyikut wanita, mendorong kesana-kemari. dimanakah Cinta? Berikanlah kekuatan Cinta kepada penumpang kereta ini.
Hilangnya cinta, menghilangkan tertib dan disiplin, yang ada adalah nafsu angkara, arogansi, kesombongan, ketamakan, inilah bingkai lukisan kelam yang harus di buang dari negara ini.
Cintailah dengan segenap cinta, cintailah langit dimana kamu berdiri, cintailah bumi dimana kamu dipeluknya…
Part 1
KKDR, 29 Safar 1429H
ps :till Feb 21, 2009. still writing d’2nd part 
Posted in the Rainbow of Life having no comments »
February 18th, 2009 by awamer
Ummi,seandainya engkau tau. Kami pun bersedia meninggikan engkau, setinggi ibu-ibu yang hidup di Palestina, yang mereka memiliki tabungan syuhada.Ummi seandainya engkau tau, bahwa kami telah ber-azzam untuk mewaqafkan diri kami ini di jalan dakwah ini. kami berusaha dengan keras dan sekuat tenaga, dengan seluruh jiwa kami, agar engkau wahai Ummiku sayang, memiliki tabungan syuhada pula. Sedikitpun, sampai detik ini, engkau tidak membesarkan kami dengan sia-sia.
Ya Rabb, sayangilah kedua orang tua kami, sebagaimana mereka menyayangi kami sejak kecil….
Batavia, 5 Feb 2009
“mi aku kangen pingin pulang”
Posted in Our House having no comments »
February 6th, 2009 by awamer
Ba’da Tahmid wa Sholawat
Sudah cukup lama saya memiliki blog, namun ternyata karena berbagai keterbatasan. Akhirnya blog tersebut terpaksa di ’shutdown’, karena keterlambatan bayar domain name dan memperpanjang hosting ^_^. Ternyata butuh ke-istiqomahan. Belon lagi riak-riak kehidupan yang memaksa saya untuk ‘konsentrasi’ menghadapinya. Semuanya meninggalkan jejak-jejak kehidupan, catatan-catatan menarik. Sayang belum terlukiskan didalam blog.
Memulai lembaran baru di awal tahun ini, adalah sebuah niat yang ingin saya wujudkan, walaupun pada akhirnya terlambat 1 bulan + 6 hari ^_^. Dengan segala keterbatasan, termasuk keterbatasan pengetahuan saya. Maka jadilah blog ini, blog awamer, blog-nya orang awam, yang belajar untuk mengerti arti kehidupan ini, yang berusaha untuk selalu belajar dari tiap-tiap lembar halaman kehidupan ini, sampai halaman itu berakhir dan buku harus ditutup.
Inilah lembaran baru , semoga berkenan, semoga dapat memberikan kebaikan pada kita semua.
warm regards,
awamer
Posted in Uncategorized having no comments »